Jas-Crows-Zero-Gakuran-Premium

Androgynous Style

 

Salah satu advantage lain terlahir menjadi perempuan adalah kita bisa bebas meminjam busana pria dan menjadikan itu sebagai salah satu gaya personal kita. Androgyny atau androgini dalam bahasa Indonesia adalah sebuah gaya yang terinspirasi dari pakaian pria mulai dari siluet, material hingga warna. Beberapa fashion item yang bisa kamu kenakan jika ingin mencoba style ini adalah blazer, celana lurus, bow tie, hingga oxford shoes.

Anda para fashionista pasti sudah mengetahui tentang gaya androgini. Ternyata, style yang menonjolkan sisi maskulin tersebut sedang mengguncang runway pada musim gugur ini. Adapun tokoh yang menjadi pelopor gaya androgini adalah Marlene Dietrich dan Katherine Hepburn yang memberanikan diri tampil di depan umum dan dilayar lebar mengenakan celana panjang. Perancang Yves Saint Laurent mencipta setelan jas dan celana panjang tuksedo untuk wanita. “Saya ingin melihat wanita sejajar dengan pria soal busana”, kata si perancang.

 

Blazer-Jaket-Korea

 

Coco Chanel, desainer yang terkenal pada tahun 1920-an turut bertanggung jawab mempopulerkan gaya flapper yang praktis dan bersiluet longgar. Ia juga mendesain celana panjang namun pada masa itu masih dianggap tabu sampai akhirnya dipopulerkan oleh Marlene Dietrich bintang film asal Jerman yang tampil dalam film Morroco di tahun 1930. Marlene menggunakan celana dalam kehidupan sehari-hari dan juga dalam film, yang lalu diikuti oleh perempuan – perempuan di seluruh dunia. Sampai akhirnya mulailah ada inovasi fashion unisex pada tahun 1960.

Marlene Dietrich merupakan bintang film ternama yang pertama kali bergaya maskulin dengan baret, namun para fashionista di Paris mencemoohnya, tapi lama-lama style Marlene ditiru juga. Dia adalah perempuan yang mempopulerkan blazer dengan bentuk pundak yang tegas. Ia bahkan ikut mempopulerkan trench coat menjadi salah satu items high fashion yang sangat penting.

Tren busana lelaki memberikan kesan kuat namun feminin bagi perempuan. Ada sesuatu yang seksi tentang seorang perempuan dengan setelan yang dijahit dan berpotongan simpel dan bersih. Untuk tetap menampilkan sisi feminin-nya, terkadang Marlene memadukan busana pria dengan aksen lace ataupun mantel bulu yang menampilkan kesan seksi, mewah dan anggun.

 

Androgynous Style

Source : fashionbiz.co.id

Leave a Reply


  • CUSTOMER SERVICE

    E-Mail : radenagus.com@gmail.com
    HP : 087838292595
    PIN BB : 276C6BA4
    LINE :087838292595
    WhatsApp : 087838292595
    YM : radenagus2000@yahoo.com

  • CHAT US