Kemeja-Crows-Zero-Serizawa-Flower-Shirt

Salah satu kunci para perancang cukup jeli mencermati perilaku pria urban masa kini adalah karena arus kultur perkotaan yang memberikan ruang publik luas untuk mengaktualisasikan hasrat ”dilihat dan melihat” membuat pria urban pun kini sulit mengelak untuk tidak bergaya melalui mode. Persepsi sosial masyarakat kota yang terus berubah memberikan ruang longgar bagi kaum pria untuk lebih mengaktualisasikan diri melalui mode busana. Pria urban kini lebih berani bergaya, tanpa harus mempertaruhkan maskulinitas.

Pada Indonesia Fashion Week 2013 Februari lalu, Samuel Wattimena menyuguhkan koleksi pakaian pria siap pakai rancangannya. Ia menampilkan pilihan busana untuk kesempatan semiformal hingga kasual. Kali ini, Samuel banyak berkreasi dengan bahan crepe, dengan sentuhan citarasa kain Indonesia pada detail aplikasi.

Kemeja lengan panjang berpotongan formal rancangan Samuel, misalnya, tampak lebih kasual karena detail aplikasi dan pilihan paduan warnanya. Pada kemeja berbahan crepe itu, Samuel menggunakan detail kombinasi endek—tenun ikat dari Bali—dan bahan bertekstur dengan gradasi warna lebih muda. Kemeja hijau ini dipadupadankan dengan celana kain coklat.

 

Blazer-Jaket-Korea-SK-16

 

Pada sebuah rompi, Samuel menggunakan aplikasi berupa patchwork dari aneka batik yang kaya warna. Patchwork batik juga digunakannya untuk syal sebagai dalaman jas semiformal. Sementara kain tenun Nusa Tenggara Timur disulap Samuel jadi celana kasual sebatas lutut berpadu dengan kemeja longgar.

Koleksi dengan aura kesegaran yang cukup kuat tampil dari pergelaran perdana label busana pria siap pakai 3D rancangan Tri Handoko yang bermitra dengan Dave Hendrik. Kesan segar, sederhana, dan elegan berpadu proporsional dalam 20 set busana bertema 24/7 yang ditampilkan.

Koleksi siap pakai ini berupa kemeja, celana panjang penuh dan tiga per empat, bermuda, celana pendek, kemeja lengan panjang dan pendek. Faktor kenyamanan yang juga diutamakan membuat Tri dan Dave memilih bahan seperti katun dan linen. Koleksi yang hadir tampaknya mengusung pakem faktor keterpakaian berkali-kali untuk rentang waktu panjang.

”Baju laki-laki sebenarnya kan hanya itu-itu saja, tetapi kita coba tawarkan beberapa detail yang unik seperti kemeja dengan lipatan bukaan di punggung, yang ternyata di luar dugaan disukai,” tutur Dave.

Dave mengamati, saat ini pria urban kian sadar penampilan seiring menjamurnya berbagai tempat dan acara hiburan di berbagai sudut kota. ”Laki-laki kian sadar penampilan dan seperti juga perempuan, enggak mau bajunya disamain. Oleh karena itu, mereka mau sediakan waktu untuk cari koleksi yang unik dan jumlahnya terbatas,” tutur Dave.

 

 

 

Source : internasional.kompas.com

Leave a Reply


  • CUSTOMER SERVICE

    E-Mail : radenagus.com@gmail.com
    HP : 087838292595
    PIN BB : 276C6BA4
    LINE :087838292595
    WhatsApp : 087838292595
    YM : radenagus2000@yahoo.com

  • CHAT US